Imam Ibnu Qudamah Al Maqdisi rahimahullah berkata:
“Seandainya setiap kali usai melakukan maksiat seorang insan melemparkan ke dalam rumahnya sebuah batu, niscaya rumahnya akan penuh dengan batu dalam jangka waktu yang singkat.
Akan tetapi kenyataannya orang cenderung bermudah-mudahan, sehingga ia terus ‘memelihara’ maksiat-maksiat, padahal maksiat-maksiat itu dicatat. Allah ta’ala berfirman:
( ﺃﺣﺼَﺎﻩُ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻧﺴُﻮﻩُ )
“Allah menghitung/mencatatnya, namun mereka jutsru melupakannya.” (Al Mujadilah: 6).”
Mukhtashar Minhaj Al Qashidin , hal. 472
✲ ✲ ✲ ✲ ✲ ✲
F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين
قال الإمام إبن قدامة المقدس رحمه الله :
ﻓﺈﻥ ﺍﻻﻧﺴﺎﻥ ﻟﻮ ﺭﻣﻰ ﺑﻜﻞ ﻣﻌﺼﻴﺔ ﻳﻔﻌﻠﻬﺎ ﺣﺠﺮﺍً ﻓﻲ ﺩﺍﺭﻩ ﻻﻣﺘﻸﺕ ﺩﺍﺭﻩ ﻓﻲ ﻣﺪﺓ ﻳﺴﻴﺮﺓ
ﻭﻟﻜﻨﻪ ﻓﻲ ﺣﻔﻆ ﺍﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﻭﻫﻲ ﻣﺜﺒﺘﺔ ﻋﻠﻴﻪ , ﻗﺎﻝ ﺗﻌﺎﻟﻰ
( ﺃﺣﺼَﺎﻩُ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻧﺴُﻮﻩُ ) (المجادلة : ٦)
ﻣﺨﺘﺼﺮ ﻣﻨﻬﺎﺝ ﺍﻟﻘﺎﺻﺪﻳﻦ ص ٤٧٢
Tidak ada komentar:
Posting Komentar