Senin, 15 Desember 2014

BUKAN HANYA SEKEDAR MEYAKINI

Ibnul Qoyyim rohimahulloh mengatakan:

“Iman adalah dengan membenarkan (tashdiq). Namun bukan hanya sekedar membenarkan (meyakini) saja, tanpa melaksanakannya (inqiyad). Kalau iman hanyalah membenarkan (tashdiq) saja, tentu iblis, Fir’aun dan kaumnya, kaumnya Nabi Sholeh, dan orang Yahudi yang membenarkan bahwa Muhammad adalah utusan Allah (mereka meyakini hal ini sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka), tentu mereka semua akan disebut orang yang beriman (mu’min-mushoddiq)."

Ash Sholah 35-36
_____________________

F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين

قال إبن القيم رحمه الله:

ﺍﻹﻳﻤﺎﻥ ﻫﻮ ﺍﻟﺘﺼﺪﻳﻖ، ﻭﻟﻜﻦ ﻟﻴﺲ ﺍﻟﺘﺼﺪﻳﻖ ﻣﺠﺮﺩ ﺍﻋﺘﻘﺎﺩ ﺻﺪﻕ ﺍﻟﻤﺨﺒﺮ ﺩﻭﻥ ﺍﻻﻧﻘﻴﺎﺩ ﻟﻪ، ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻣﺠﺮﺩ ﺍﻋﺘﻘﺎﺩ ﺍﻟﺘﺼﺪﻳﻖ ﺇﻳﻤﺎﻧﺎً ﻟﻜﺎﻥ ﺇﺑﻠﻴﺲ ﻭﻓﺮﻋﻮﻥ ﻭﻗﻮﻣﻪ ﻭﻗﻮﻡ ﺻﺎﻟﺢ ﻭﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻋﺮﻓﻮﺍ ﺃﻥ ﻣﺤﻤﺪﺍً ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻛﻤﺎ ﻳﻌﺮﻓﻮﻥ ﺃﺑﻨﺎﺀﻫﻢ ﻣﺆﻣﻨﻴﻦ ﺻﺎﺩﻗﻴﻦ.

الصلاة ٣٥-٣٦

Tidak ada komentar:

Posting Komentar