Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan:
“Ketahuilah! Sesungguhnya [pemahaman] madzhab Salaf beserta para imamnya...
apabila seseorang telah meninggal dunia, maka ia berada dalam nikmat atau adzab (kubur). Itu dirasakan oleh ruh dan jasadnya. Sesudah ruh berpisah dengan badan, maka ruh tetap mendapat nikmat atau adzab. Tetapi kadang -kadang ruh berhubungan dengan badan, sehingga badan bisa merasakan nikmat atau adzab bersama-sama dengan ruh (di alam kubur).
Kemudian, apabila kelak terjadi hari Kiamat besar, ruh-ruh akan dikembalikan ke jasad masing-masing dan mereka akan bangkit dari kubur-kuburnya menuju Rabbul ‘alamin.”
Majmu' Fatawa 4/284
F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين
قال ﺷﻴﺦ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﺍﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ رحمه الله :
"ﻓﺎﻋﻠﻢ ﺃﻥ ﻣﺬﻫﺐ ﺳﻠﻒ ﺍﻷﻣﺔ ﻭﺃﺋﻤﺘﻬﺎ،
ﺃﻥ ﺍﻟﻤﻴﺖ ﺇﺫﺍ ﻣﺎﺕ ﻳﻜﻮﻥ ﻓﻲ ﻧﻌﻴﻢ ﺃﻭ ﻋﺬﺍﺏ، ﻭﺃﻥ ﺫﻟﻚ ﻳﺤﺼﻞ ﻟﺮﻭﺣﻪ ﻭﻟﺒﺪﻧﻪ، ﻭﺃﻥ ﺍﻟﺮﻭﺡ ﺗﺒﻘﻰ ﺑﻌﺪ ﻣﻔﺎﺭﻗﺔ ﺍﻟﺒﺪﻥ ﻣﻨﻌﻤﺔ ﺃﻭ ﻣﻌﺬﺑﺔ، ﻭﺃﻧﻬﺎ ﺗﺘﺼﻞ ﺑﺎﻟﺒﺪﻥ ﺃﺣﻴﺎﻧﺎ، ﻓﻴﺤﺼﻞ ﻟﻪ ﻣﻌﻬﺎ ﺍﻟﻨﻌﻴﻢ ﺃﻭ ﺍﻟﻌﺬﺍﺏ.
ﺛﻢ ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺍﻟﻜﺒﺮﻯ ﺃﻋﻴﺪﺕ ﺍﻷﺭﻭﺍﺡ ﺇﻟﻰ ﺃﺟﺴﺎﺩﻫﺎ ﻭﻗﺎﻣﻮﺍ ﻣﻦ ﻗﺒﻮﺭﻫﻢ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ ."
ﻣﺠﻤﻮﻉ ﺍﻟﻔﺘﺎﻭﻯ، ( /4 284)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar