Rabu, 17 Desember 2014

PERSIAPKANLAH DIRIMU KETIKA ALLAH MENGKARUNIAKA BASHIRAH UNTUKMU

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

“Jika seorang mu’min yang dikaruniai oleh Allah berupa bashirah di dalam agamanya, pemahaman terhadap sunnah Rasul-Nya serta memahami Kitab-Nya dan telah Allah tunjukkan kepadanya keadaan manusia yang tenggelam dalam berbagai hawa nafsu, bid’ah dan kesesatan serta menyimpangnya mereka dari jalan yang lurus yang dahulu ditempuh oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam dan para shahabat beliau, jika dia ingin menempuh jalan ini maka hendaklah dia mempersiapkan dirinya untuk menghadapi celaan orang-orang bodoh dan ahli bid’ah, hinaan, perendahan, upaya manusia menjauhkan orang lain darinya serta tahdzir mereka darinya.

Sebagaimana yang dilakukan oleh para pendahulu mereka dari kalangan orang-orang kafir terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam dan para pengikut beliau. Jika dia mendakwahi mereka dan membantah kesesatan mereka, tibalah kiamat mereka dan mereka pun berusaha melancarkan berbagai makar jahat dan melemparkan tali-tali untuk menjeratnya dengan mengerahkan pasukan berkuda dan dan pasukan yang berjalan kaki.

Jadi dia akan menjadi orang yang asing karena rusaknya agama kebanyakan manusia dan asing karena dia berpegang teguh dengan As-Sunnah sementara mereka berkubang dalam bid’ah. Dia asing dalam keyakinannya karena rusaknya keyakinan mereka, asing dalam shalatnya karena buruknya shalat mereka, asing pada jalan yang dia tempuh karena mereka menyimpang dari jalan yang lurus dan menempuh jalan yang rusak, asing dalam penyandaran madzhab dia karena menyelisihi madzhab mereka, asing di dalam pergaulannya karena dia tidak bergaul dengan mereka dengan mengikuti hawa nafsu mereka.”

Madaarijus Salikin 3/195

F.I.S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيي

قال ابن قيم الجوزية رحمه الله :

" إذا أراد المؤمن الذي قد رزقه الله بصيرة في دينه وفقهاً في سنة رسوله وفهماً في كتابه وأراه ما الناس فيه من الأهواء والبدع والضلالات وتنكبهم عن الصراط المستقيم الذي كان عليه رسول الله وأصحابه فإذا أراد أن يسلك هذا الصراط فليوطن نفسه على قدح الجهال وأهل البدع فيه وطعنهم عليه وإزرائهم به وتنفير الناس عنه وتحذيرهم منه

كما كان سلفهم من الكفار يفعلون مع متبوعه وإمامه فأما إن دعاهم إلى ذلك وقدح فيما هم عليه فهنالك تقوم قيامتهم ويبغون له الغوائل وينصبون له الحبائل ويجلبون عليه بخيل كبيرهم ورجله

فهو غريب في دينه لفساد أديانهم غريب في تمسكه بالسنة لتمسكهم بالبدع غريب في اعتقاده لفساد عقائدهم غريب في صلاته لسوء صلاتهم غريب في طريقه لضلال وفساد طرقهم غريب في نسبته لمخالفة نسبهم غريب في معاشرته لهم لأنه يعاشرهم على ما لا تهوى أنفسهم"

مدارج السالكين (3 / 195)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar