Rabu, 19 November 2014

Baik Menurutmu Belum Tentu Baik Bagi Allah Dan Sebaliknya

Ibnul Qoyyim rohimahulloh berkata:

“Manusia itu, sebagaimana telah dijelaskan sifatnya oleh Yang menciptakannya. Pada dasarnya ia suka berlaku zholim dan bersifat bodoh.

Oleh sebab itu, tidak sepantasnya dia menjadikan kecenderungan dirinya, rasa suka, tidak suka, ataupun kebenciannya terhadap sesuatu sebagai standar untuk menilai perkara yang berbahaya atau bermanfaat baginya.

Akan tetapi sesungguhnya standar yang benar adalah apa yang Alloh pilihkan baginya, yang hal itu tercermin dalam perintah dan larangan-Nya…”

Al Fawa’id hal. 89

F.I.S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين

قال الإمام إبن القيم رحمه الله :

ﺍﻹﻧﺴﺎﻥُ - ﻛﻤﺎ ﻭﺻﻔﻪ ﺧﺎﻟﻘُﻪ - ﻇَﻠﻮﻡٌ ﺟَﻬﻮﻝٌ؛

ﻓﻼ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺃﻥ ﻳﺠﻌﻞَ ﺍﻟﻤﻌﻴﺎﺭَ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻳﻀﺮﻩ ﻭﻣﺎ ﻳﻨﻔﻌﻪ ﻣﻴﻠَﻪ ﻭﺣﺒَّﻪ ﻭﻧﻔﺮﺗَﻪ ﻭﺑُﻐﻀَﻪ،

ﺑﻞ ﺍﻟﻤﻌﻴﺎﺭُ ﻋﻠﻲ ﺫﻟﻚ ﻣﺎ ﺍﺧﺘﺎﺭﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﺑﺄﻣﺮﻩ ﻭﻧﻬﻴﻪ

الفوائد ص ٨٩

Tidak ada komentar:

Posting Komentar