Barang siapa meninggalkan sesuatu karena Alloh, Alloh akan menggantikan yang lebih baik darinya. Sesungguhnya akan didapatkan kesusahan (rasa berat) dalam meninggalkan kebiasaan bagi orang yang meninggalkannya bukan karena Alloh, adapun bagi orang yang meninggalkannya jujur dan ikhlash dari hatinya karena Alloh maka sesungguhnya tidak akan mendapatkan kesusahan dalam meninggalkannya kecuali pada awalnya. Sekilas ini adalah ujian, apakah jujur dia dalam
meninggalkannya ataukah dusta (pura pura saja), dan apabila dia sabar sebentar atas kesusahan itu maka akan segera menjadi lezat.
Berkata Ibnu Siiriin:
"Aku mendengar syuroih
bersumpah demi Alloh tidaklah hamba Alloh meninggalkan sesuatu (kemudian ia benar benar kehilangan) maka akan mendapatkan gantinya."
Al Fawaaid Libnil Qoyyim 1/107
••F.I.S Forum Ikhwah Salafiyyin••
منتدى الإخوان السلفيين
من ترك شيئا لله عوضه الله خيرا منه
ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻳﺠﺪ ﺍﻟْﻤَﺸَﻘَّﺔ ﻓِﻲ ﺗﺮﻙ ﺍﻟﻤﺄﻟﻮﻓﺎﺕ ﻭﺍﻟﻌﻮﺍﺋﺪ ﻣﻦ ﺗَﺮﻛﻬَﺎ ﻟﻐﻴﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻓَﺄَﻣﺎ ﻣﻦ ﺗَﺮﻛﻬَﺎ ﺻَﺎﺩِﻗﺎ ﻣﺨﻠﺼﺎ ﻣﻦ ﻗﻠﺒﻪ ﻟﻠﻪ ﻓﺎﻧﻪ ﻟَﺎ ﻳﺠﺪ ﻓِﻲ ﺗَﺮﻛﻬَﺎ ﻣﺸﻘﺔ ﺇِﻟَّﺎ ﻓِﻲ ﺃﻭﻝ ﻭﻫﻠﺔ ﻟﻴﻤﺘﺤﻦ ﺃﺻﺎﺩﻕ ﻫُﻮَ ﻓِﻲ ﺗَﺮﻛﻬَﺎ ﺃﻡ ﻛَﺎﺫِﺏ ﻓﺎﻥ ﺻَﺒﺮ ﻋﻠﻰ ﺗِﻠْﻚَ ﺍﻟْﻤَﺸَﻘَّﺔ ﻗَﻠِﻴﻼ ﺍﺳﺘﺤﺎﻟﺖ ﻟَﺬَّﺓ
ﻗَﺎﻝَ ﺍﺑْﻦ ﺳِﻴﺮِﻳﻦ:
ﺳَﻤِﻌﺖ ﺷﺮﻳﺤﺎ ﻳﺤﻠﻒ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪ ﻣَﺎ ﺗﺮﻙ ﻋﺒﺪ ﻟﻠﻪ ﺷَﻴْﺌﺎ ﻓَﻮﺟﺪَ ﻓَﻘﺪﻩ
الفوائد لإبن القيم ١٠٧/١
Tidak ada komentar:
Posting Komentar