Kamis, 25 Desember 2014

9 HAL PADA DIRINYA..

Dikatakan kepada Sahl bin Abdullah rohimahulloh:

“Kapankah seseorang itu mengetahui
bahwa dirinya di atas sunnah dan jama’ah?

Dia berkata:
"Apabila dia mengetahui adanya sembilan hal pada dirinya:

-Dia tidak meninggalkan jamaah.

-Dia tidak mencela para shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

-Dia tidak memberontak umat ini dengan pedang.

-Dia tidak mendustakan takdir.

-Dia tidak ragu-ragu dalam beriman.

-Dia tidak memperdebatkan masalah agama.

-Dia menshalati Ahlul Kiblat yang mati dalam keadaan berdosa.

-Dia mengusap kedua sepatu pada waktu bepergian atau mukim (yaitu mengimani adanya sunnah tersebut).

-Dia tidak meninggalkan shalat di belakang penguasa baik itu yang lalim maupun yang adil.

Syarh Ushul I'tiqod Ahlussunnah wal Jama'ah lil Laalikaai 183
_____
F.I.S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين

ﻗﻴﻞ ﻟﺴﻬﻞ ﺑﻦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ :

"ﻣﺘﻰ ﻳﻌﻠﻢ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺃﻧﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻭﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ؟ "،

ﻗﺎﻝ :
ﺇﺫﺍ ﻋﺮﻑ ﻣﻦ ﻧﻔﺴﻪ تسع  ﺧﺼﺎﻝ:

- ﻻ ﻳﺘﺮﻙ ﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ.

- ﻻ ﻳﺴﺐ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ.

- ﻻ ﻳﺨﺮﺝ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﻣﺔ ﺑﺴﻴﻒ.

- ﻻ ﻳﻜﺬﺏ ﺑﺎﻟﻘﺪﺭ.

- ﻻ ﻳﺸﻚ ﻓﻲ ﺍﻹﻳﻤﺎﻥ.

- ﻻ ﻳﻤﺎﺭﻱ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻳﻦ.

- ﻻ ﻳﺘﺮﻙ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﻳﻤﻮﺕ ﻣﻦ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻘﺒﻠﺔ ﺑﺎﻟﺬﻧﺐ.

- ﻻ ﻳﺘﺮﻙ ﺍﻟﻤﺴﺢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺨﻔﻴﻦ.

- ﻻ ﻳﺘﺮﻙ ﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﺧﻠﻒ ﻛﻞّ ﻭﺍﻝٍ ﺟﺎﺭ ﺃﻭ ﻋﺪﻝ.

[ﺷﺮﺡ ﺃﺻﻮﻝ ﺍﻋﺘﻘﺎﺩ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻭﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﻟﻼﻟﻜﺎﺋﻲ ‏(١٨٣)]

Rabu, 24 Desember 2014

MELUANGKAN WAKTU UNTUK MENGAJARI (ILMU) KEPADA ISTRI

Pertanyaan:
“Apakah ada larangan keluarnya wanita tanpa mahram untuk menghadiri majelis ilmu atau majelis lainnya?”

Jawaban:
“Selama istri tidak menempuh perjalanan jauh (safar) dan telah mendapatkan idzin dari suaminya. Kami menasehatkan kepada sang suami agar memberikan idzin pada istrinya, selama sang istri aman dari fitnah dan tidak menimbulkan fitnah bagi selainnya. Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jangan kalian menghalangi hamba-hamba wanita Allah dari masjid-masjid Allah”.

Beliau juga bersabda:

“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim”.

Jika suami cemburu kepada istri, khawatir istrinya tertimpa fitnah atau istrinya menimbulkan fitnah bagi laki-laki, maka suami seharusnya mendatangkan pengajar wanita yang bisa mengajarkan ilmu pada istrinya di rumah. Suami menyediakan waktu bagi istrinya untuk diajari hal-hal yang belum ia ketahui. Sungguh istri yang shalihah akan menolongmu dalam mendidik anak-anakmu dan menolongmu dalam segala urusan-urusanmu. Berbeda dengan istri fasiq yang bergelimang dalam dosa, ia akan menghancurkanmu, bahkan terkadang akan memata-mataimu, wallaahul musta’aan.

Dan selayaknya kita harus mengambil semua yang bermanfaat sebagaimana yang aku nasehatkan kepada saudaraku disana supaya mereka bersungguh-sungguh bersama keluarganya dan menyediakan waktu buat istri-istri mereka, jika kamu katakan istriku tidak suka belajar dan juga tidak faham, sehingga kondisinya seperti kondisi sebagian ikhwan bersama istrinya yang ia mengajarinya dan berkata kepadanya sesungguhnya engkau sapi betina !!! ia menjawab: laknat atasmu apabila kamu tidak berada disisiku dan mengajariku sekali lagi !!! bagaimana, maka apabila disarankan supaya ia pergi bersama wanita-wanita shalihah, dan kamu membutuhkannya untuk dakwah kepada Allah, wanita lebih dapat membuatnya mengerti dan belajar dan kamu tidak dapat mengerti wanita, maka selayaknya bagi kita fokus untuk mendidik keluarga kita. wallahul musta'an.

Kaset As’ilah Ummi Yasir Al-Faransiyyah

F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين

ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ:
ﻫﻞ ﻫﻨﺎﻙ ﻣﺎﻧﻊ ﻣﻦ ﺧﺮﻭﺝ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻣﻦ ﺩﻭﻥ ﻣﺤﺮﻡ ﻟﺘﺤﻀﺮ ﻣﺠﻠﺲ ﻟﻠﻌﻠﻢ ﺃﻭ ﻏﻴﺮﻩ ؟

ﺍﻹﺟﺎﺑﺔ:
ﺇﺫﺍ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻫﻨﺎﻙ ﺳﻔﺮ ﻭﺃﺫﻥ ﻟﻬﺎ ﺯﻭﺟﻬﺎ. ﻭﻧﻨﺼﺤﻪ ﺃﻥ ﻳﺄﺫﻥ ﻟﻬﺎ ﺇﺫا ﺃﻣﻦ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﻭﺃﻥ ﺗﻔﺘﻦ ﻏﻴﺮﻫﺎ، ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻳﻘﻮﻝ :

"ﻻ ﺗﻤﻨﻌﻮﺍ ﺇﻣﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﺴﺎﺟﺪ ﺍﻟﻠﻪ"

ﻭﻳﻘﻮﻝ :

"ﻃﻠﺐ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻓﺮﻳﻀﺔ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﻣﺴﻠﻢ".

ﻭﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﻳﻐﺎﺭ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺃﻭ ﻳﺨﺸﻰ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﺃﻭ ﺃﻥ ﺗﻔﺘﻦ ﺍﻟﺮﺟﺎﻝ ﻓﻴﻨﺒﻐﻲ ﺃﻥ ﻳﺄﺗﻲ ﻟﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻣﻦ ﻳﻌﻠﻤﻬﺎ ﻓﻲ ﺑﻴﺘﻬﺎ ﻭﺍﻥ ﻳﺠﻌﻞ ﻟﻬﺎ ﻭﻗﺘﺎ ﻳﻌﻠﻤﻬﺎ ﻣﺎ ﺗﻌﻠﻢ، ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﺔ ﺗﻌﻴﻨﻚ ﻋﻠﻰ ﺗﺮﺑﻴﺔ ﺃﻭﻻﺩﻙ ﻭﺗﻌﻴﻨﻚ ﺃﻳﻀﺎ ﻋﻠﻰ ﺟﻤﻴﻊ ﺃﻣﻮﺭﻙ ﺑﺨﻼﻑ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﻔﺎﺳﻘﺔ ﺍﻟﻌﺎﺻﻴﺔ، ﻓﺈﻧﻬﺎ ﺗﺪﻣﺮﻙ ﻭﺭﺑﻤﺎ ﺗﺘﺠﺴﺲ ﻋﻠﻴﻚ، ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻤﺴﺘﻌﺎﻥ .

ﻓﻴﻨﺒﻐﻲ ﺃﻥ ﻧﺤﺮﺹ ﺟﻤﻴﻌﺎ، ﻛﻤﺎ ﺃﻭﺻﻲ ﺇﺧﻮﺍﻧﻲ ﻫﻬﻨﺎ، ﺃﻥ ﻳﺠﺘﻬﺪﻭﺍ ﻣﻊ ﺃﻫﻠﻴﻬﻢ، ﻭﻳﺠﻌﻠﻮﺍ ﻟﻬﻦ ﻭﻗﺘﺎ، ﻓﺈﻥ ﻗﻠﺖ: ﺍﻣﺮﺃﺗﻲ ﻻ ﺗﺤﺐ ﺍﻟﺘﻌﻠﻴﻢ ﻭﻻ ﺗﻔﻬﻢ ﺃﻳﻀﺎ، ﺑﻞ ﺭﺑﻤﺎ ﻳﻜﻮﻥ ﺣﺎﻟﻬﺎ ﻛﺤﺎﻝ ﺑﻌﺾ ﺍﻷﺧﻮﺓ ﻣﻊ ﺍﻣﺮﺃﺗﻪ ﻳﻌﻠﻤﻬﺎ ﺛﻢ ﻗﺎﻝ ﻟﻬﺎ: ﺇﻧﻚ ﺑﻘﺮﺓ !!! ﻗﺎﻟﺖ: ﻋﻠﻴﻚ ﻟﻌﻨﺔ ﺇﺫﺍ ﻟﻢ ﺗﻘﻢ ﻣﻦ ﻋﻨﺪﻱ ﻭﺇﺫﺍ ﻋﻠﻤﺘﻨﻲ ﻣﺮﺓ ﺃﺧﺮﻯ!! ﻓﻤﺎﺫﺍ، ﻓﺈﺫﺍ ﻛﺎﻧﺖ ﻣُﻌﺮﺿﺔ ﺗﺬﻫﺐ ﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﺎﺕ، ﻓﺄﻧﺖ ﻣﺤﺘﺎﺝ ﻟﻬﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻋﻮﺓ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ؛ ﺗﺪﺧﻞ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻭﺗﻌﻠﻤﻬﻦ ﻭﺃﻧﺖ ﻻ ﺗﺴﺘﻄﻴﻊ ﺃﻥ ﺗﺪﺧﻞ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ، ﻓﻴﻨﺒﻐﻲ ﻟﻨﺎ ﺃﻥ ﻧﺤﺮﺹ ﻋﻠﻰ ﺗﻌﻠﻴﻢ ﺃﻫﻠﻴﻨﺎ. ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻤﺴﺘﻌﺎﻥ .
-------------
ﻣﻦ ﺷﺮﻳﻂ : ‏( ﺃﺳﺌﻠﺔ ﺃﻡ ﻳﺎﺳﺮ ﺍﻟﻔﺮﻧﺴﻴﺔ ‏)

http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=328

ANAK PEREMPUANKU BERTANYA

Penanya:
“Anak perempuan saya yang masih kecil senantiasa bertanya:
"mengapa kita tidak bisa melihat Allah di dunia ?".
Apakah jawaban paling baik untuknya yang usianya masih kecil ?”.

Al 'Allaamah Shalih Al Fauzan hafizhahullah:
“Katakanlah kepadanya: Hal itu dikarenakan engkau memang tidak bisa/mampu melihatnya...Engkau akan terbakar karenanya. Makhluk tidak mampu melihat Allah di dunia. Adapun di akhirat kelak, maka Allah ta’ala akan memberikan kekuatan bagi orang-orang yang beriman sehingga mereka dapat melihat Allah ‘azza wa jalla. Na’am.... ”.

F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين

ﺍﻟﺴﺎﺋﻞ:
ﺍﺑﻨﺘﻲ ﺍﻟﺼﻐﻴﺮﺓ ﺗﺴﺄﻝ ﺩﺍﺋﻤﺎ ،
ﻟﻤﺎﺫﺍ ﻻ ﻧﺮﻯ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ،
ﻓﻤﺎ ﺃﺣﺴﻦ ﺇﺟﺎﺑﺔ ﻟﻬﺎ ﺣﻴﺚ ﺇﻧﻬﺎ ﺻﻐﻴﺮﺓ ؟

ﺍﻟﻌﻼﻣﺔ ﺻﺎﻟﺢ ﺍﻟﻔﻮﺯﺍﻥ ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ:
ﻗﻞ ﻟﻬﺎ : ﻷﻧﻚ ﻣﺎ ﺗﻘﺪﺭﻳﻦ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ... ﺗﺤﺘﺮﻗﻴﻦ ، ﻓﺎﻟﻤﺨﻠﻮﻕ ﻻ ﻳﻘﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺭﺅﻳﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ، ﻭﺃﻣﺎ ﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﻌﻄﻲ ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ ﺍﻟﻘﻮﺓ ﻓﻴﺮﻯ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ . ﻧﻌﻢ .

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=119604

PISAHKAN DIRI DENGAN MUBTADI'

Syaikh Muqbil bin Hadiy  Al-Wadi’i Rahimahullah berkata:

“Kami nasehatkan kepada Ahlus sunnah untuk tamyiz (memisahkan diri mereka dengan ahlu bid'ah) dan agar membangun masjid bagi mereka sendiri walaupun dari batu bata atau pelepah kurma, dikarenakan mereka tidak akan mampu menyebarkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wa sallam kecuali dengan tamyiz dan kecuali ahlu bid’ah tidak akan membiarkan mereka menyebarkan sunnah.”

Tuhfatul Mujiib 1/167

F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين

قال الشيخ مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله :

ﻭﻧﻨﺼﺢ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺃﻥ ﻳﺘﻤﻴﺰﻭﺍ ﻭﺃﻥ ﻳﺒﻨﻮﺍ ﻟﻬﻢ ﻣﺴﺎﺟﺪ ﻭﻟﻮ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﺒﻦ ﺃﻭ ﻣﻦ ﺳﻌﻒ ﺍﻟﻨﺨﻞ، ﻓﺈﻧّﻬﻢ ﻟﻦ ﻳﺴﺘﻄﻴﻌﻮﺍ ﺃﻥ ﻳﻨﺸﺮﻭﺍ ﺳﻨﺔ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ  ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﻻ ﺑﺎﻟﺘﻤﻴّﺰ ﻭﺇﻻ ﻓﺎﻟﻤﺒﺘﺪﻋﺔ ﻟﻦ ﻳﺘﺮﻛﻮﻫﻢ ﻳﻨﺸﺮﻭﻥ ﺍﻟﺴﻨﺔ

تحفة المجيب ١/ ١٦٧

SIKAP PERTENGAHAN DALAM PERKARA DUNIA

Pertanyaan:
Fadhilatusy Syaikh, Apakah bersolek dan berpakaian mewah serta memakai parfum-parfum yang mewah berarti tidak zuhud?

Jawaban:
Seseorang itu hendaknya bersikap pertengahan. Jika seseorang dilimpahkan kenikmatan oleh Allah hendaknya ia bersikap pertengahan dalam menggunakan pakaian, parfum atau kendaraan. Tidak pula berpenampilan seperti orang faqir juga tidak menafikan bahwa nikmat tersebut dari Allah. Intinya, hendaknya ia bersikap pertengahan, karena itulah yang paling terbaik. Tidak pelit dan tidak juga boros.

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﻧْﻔَﻘُﻮﺍ ﻟَﻢْ ﻳُﺴْﺮِﻓُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻘْﺘُﺮُﻭﺍ

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian” [Al Furqan: 67]

Maka hendaknya ia bersikap pertengahan antara bakhil dan berlebih-lebihan. Na'am

F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين

ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ:
ﻓﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ : ﻫﻞ ﺍﻟﺘﺠﻤﻞ ﻭﻟﺒﺲ ﺍﻟﻤﻼﺑﺲ ﺍﻟﻔﺎﺧﺮﺓ ﻭﺍﻟﺘﻄﻴﺐ ﺑﺄﻧﻮﺍﻉ ﺍﻟﻄﻴﺐ ﺍﻟﻔﺎﺧﺮ ﻳﻨﺎﻓﻲ ﺍﻟﺰﻫﺪ ؟

ﺍﻟﺠﻮﺍﺏ:
ﻳﺘﻮﺳﻂ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ، ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﺘﻮﺳﻂ، ﺇﺫﺍ ﺃﻋﻄﺎﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻧﻌﻤﺔ ﻳﺘﻮﺳﻂ ﻣﺎ ﻳﺴﺮﻑ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﺒﺎﺱ ﻭﺍﻟﻄﻴﺐ ﻭﺍﻟﻤﺮﺍﻛﺐ، ﻭﻻ ﻳﻜﻮﻥ ﻛﻬﻴﺌﺔ ﺍﻟﻔﻘﺮﺍﺀ؛ ﻓﻴﺠﺤﺪ ﻧﻌﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ. ﻓﻠﻴﺘﻮﺳﻂ ﻓﻲ ﺃﻣﺮﻩ، ﻭﺧﻴﺮ ﺍﻷﻣﻮﺭ ﺍﻟﻮﺳﻂ، ﺑﻴﻦ ﺍﻟﺒﺨﻞ ﻭﺍﻟﺘﺒﺬﻳﺮ،

‏(ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﻧْﻔَﻘُﻮﺍ ﻟَﻢْ ﻳُﺴْﺮِﻓُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻘْﺘُﺮُﻭﺍ ‏) ‏[ﺍﻟﻔﺮﻗﺎﻥ : 67 ‏] ،

ﻭﺳﻂ ﺑﻴﻦ ﺍﻹﻗﺘﺎﺭ ﻭﺍﻟﺒﺨﻞ ﻭﺑﻴﻦ ﺍﻹﺳﺮﺍﻑ . ﻧﻌﻢ

http://alfawzan.af.org.sa/node/2363
▲▼▲▼▲▼▲▼▲

TERMASUK AMALAN YANG DIPERINTAHKAN ALLAH

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

“Hajr syar’i termasuk amalan yang diperintahkan Allah dan rasul-Nya. Amalan ketaatan haruslah diniatkan ikhlas karena Allah dan sesuai dengan perintah-Nya, sehingga amalan itu tergolong ikhlas karena Allah dan benar (sesuai sunnah).

Barangsiapa yang melakukan hajr karena hawa nafsunya atau melakukan hajr yang tidak diperintahkan (tidak syar’i), maka perbuatan itu keluar dari ketaatan.

Betapa banyak perbuatan yang dilakukan oleh jiwa-jiwa yang mengikuti hawa nafsunya, namun ia menyangka perbuatannya termasuk ketaatan pada Allah”

Majmuu’ Al Fatawaa, 28/207

F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين

قال شيخ الإسلام إبن تيمية رحمه الله :

ﺍﻟﻬﺠﺮﺓ ﺍﻟﺸﺮﻋﻴﺔ ﻫﻲ ﻣﻦ ﺍﻷﻋﻤﺎﻝ ﺍﻟﺘﻲ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻬﺎ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ﻓﺎﻟﻄﺎﻋﺔ ﻻ ﺑﺪ ﺃﻥ ﺗﻜﻮﻥ ﺧﺎﻟﺼﺔ ﻟﻠﻪ ﻭ ﺃﻥ ﺗﻜﻮﻥ ﻣﻮﺍﻓﻘﺔ ﻷﻣﺮﻩ ﻓﺘﻜﻮﻥ ﺧﺎﻟﺼﺔ ﻟﻠﻪ ﺻﻮﺍﺑﺎ

ﻓﻤﻦ ﻫﺠﺮ ﻟﻬﻮﻯ ﻧﻔﺴﻪ ﺃﻭ ﻫﺠﺮ ﻫﺠﺮﺍ ﻏﻴﺮ ﻣﺄﻣﻮﺭ ﺑﻪ ﻛﺎﻥ ﺧﺎﺭﺟﺎ ﻋﻦ ﻫﺬﺍ

ﻭﻣﺎ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﺎ ﺗﻔﻌﻞ ﺍﻟﻨﻔﻮﺱ ﻣﺎ ﺗﻬﻮﺍﻩ ﻇﺎﻧﺔ ﺃﻧﻬﺎ ﺗﻔﻌﻠﻪ ﻃﺎﻋﺔ ﻟﻠﻪ

مجموع الفتاوى ٢٨/ ٢٠٧

PEMBANGKANG SEPERTI FIR'AUN DAN IBLIS

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

“Tidak ada khilaf diantara umat ini bahwa TAUHID harus terdapat dalam hati berupa ilmu, harus terdapat dalam lisan berupa perkataan dan harus terdapat dalam amal berupa perwujudan terhadap perintah dan larangan.

Jika salah satu dari ketiganya hilang, maka ia bukanlah seorang muslim. Jika ia berikrar dengan TAUHID, namun tidak beramal dengannya maka ia kafir, pembangkang seperti Fir’aun dan Iblis. Jika ia beramal dengan TAUHID secara zhahir, namun tidak meyakininya dalam batin, maka ia seorang munafik tulen yang lebih jelek dari orang kafir”

Ad Durar As Saniyyah, 2/124-125]
✵ ✵ ✵

F. I. S Forum Ikhwah Salafiyyin
منتدى الإخوان السلفيين

قال شيخ الإسلام إبن تيمية رحمه الله :

ﻻ ﺧﻼﻑ ﺑﻴﻦ ﺍﻷﻣﺔ, ﺃﻥ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ: ﻻﺑﺪ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺑﺎﻟﻘﻠﺐ , ﺍﻟﺬﻱ ﻫﻮ ﺍﻟﻌﻠﻢ؛ ﻭﺍﻟﻠﺴﺎﻥ, ﺍﻟﺬﻱ ﻫﻮ ﺍﻟﻘﻮﻝ ﻭﺍﻟﻌﻤﻞ, ﺍﻟﺬﻱ ﻫﻮ ﺗﻨﻔﻴﺬ: ﺍﻷﻭﺍﻣﺮ ﻭﺍﻟﻨﻮﺍﻫﻲ؛

ﻓﺈﻥ ﺃﺧﻞ ﺑﺸﻲﺀ ﻣﻦ ﻫﺬﺍ, ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻣﺴﻠﻤﺎ, ﻓﺈﻥ ﺃﻗﺮ ﺑﺎﻟﺘﻮﺣﻴﺪ, ﻭﻟﻢ ﻳﻌﻤﻞ ﺑﻪ, ﻓﻬﻮ : ﻛﺎﻓﺮ, ﻣﻌﺎﻧﺪ, ﻛﻔﺮﻋﻮﻥ, ﻭﺇﺑﻠﻴﺲ؛ ﻭﺇﻥ ﻋﻤﻞ ﺑﺎﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ﻇﺎﻫﺮﺍً, ﻭﻫﻮ ﻻ ﻳﻌﺘﻘﺪﻩ ﺑﺎﻃﻨﺎً, ﻓﻬﻮ: ﻣﻨﺎﻓﻖ ﺧﺎﻟﺼﺎً, ﺃﺷﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮ.

الدرر السنية ٢/ ١٢٤-١٢٥